Posted by: resya on: April 4, 2008
Pontianak,- Pemandangan lain terlihat di lapangan olahraga Markas Polisi Daerah Kalbar sepekan terakhir. Suasananya yang biasa lengang mendadak menjadi sumpek. Sejumlah truk berjejer bersama tumpukkan balok kayu di area jogging track, yang biasa digunakan para atlet untuk pemanasan sebelum bermain sepak bola. Apa gerangan terjadi? Genderang perang terhadap illegal logging rupanya sedang dikumandangkan Kapolda [...]
Posted by: resya on: April 4, 2008
Pengirim:
haven
Beberapa bulan berselang aku pulang ke kampung bundaku menjenguk sanak-famili yang sudah belasan tahun tak berjumpa.
Sungguh mengagetkan, sudah kubelalakkan mata menandai persimpangan masuk jalan ke rumah, simpang itu tak ketemu-ketemu juga. Mobil travel yang mengantar sudah dua kali bolak-balik melewati simpang yang sama.
Akhirnya sang sopir setengah kesal berujar; “Mas, jalan masuk ke rumah sendiri kok [...]
Posted by: resya on: April 4, 2008
Persatuan Santri Pecinta Alam (Pespa) Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kudus, Jawa Tengah mengajak anak-anak berkomitmen tentang alam sekitar dengan cara menanam ratusan bibit pohon. Kampanye tanam pohon ini merupakan bagian dari sosialisasi “Global Warming” di lingkungan pesantren dan masyarakat pedesaan dalam rangka ikut menyelamatkan bumi kita
Posted by: resya on: April 4, 2008
Jangan kita membayangkan pohon yang besar, tinggi menjulang di belantara hutan dengan seribu monyet berkejaran di dahan serta rantingnya. Sosok pohon grenadilla itu kurus dan kecil. Umur 70 tahun, tingginya paling banter cuma 9 meter dengan diameter seukuran pinggang. Hidupnya di padang kerontang Afrika, cari makan saja susah, membuatnya tumbuh sangat lambat. Batangnya menggeliat, seakan [...]
Posted by: resya on: April 4, 2008
Mengenalkan dan membiasakan anak-anak merasakan bau tanah, agar mereka tetap berpijak di bumi. Menyadarkan kalau tanah humus nan subur dibentuk oleh material sisa organik akan memberi perilaku sampah memang harus diolah menjadi tanah bagi kehidupan agar bisa berpijak di bumi.
Posted by: resya on: April 4, 2008
menanam pohon sangat berharga untuk menguragi perubahan iklim seperti pemanasan bumi, sebab pohon dapat menyerap emisi karbon dioksida (CO2) sepanjang pohon tersebut masih hidup. Disamping itu pohon juga dapat untuk mencegah banjir, tanah longsor maupun kemarau panjang. Hal itu dikatakan oleh Bupati Simalungun dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Drs. Sariaman Saragih, ketika [...]
Komentar Terakhir